Bacaan Doa Qunut

bacaan doa qunut

Kafemuslim.com – Hallo sobat muslim, pernahkah kalian mendengar bacaan doa qunut yang dilakukan oleh sang imam?

Apakah kalian sudah tahu hukum qunut?

Nah, untuk menjawab persoalan diatas kali ini kita akan membahas bersama tentang qunut, mulai dari pendapat para ulama, kemudian bacaan doa qunut baik itu berupa arab, latin, dan juga artinya.

Berikut ulasan nya.

Pendapat para ulama tentang Qunut subuh

Para ulama berselisih dengan adanya Qunut subuh, sebagian ulama beranggapan tidak menerima dalil tentang Qunut subuh, namun beberapa ulama lainya beranggapan bahwa dalil tentang Qunut subuh sangatlah kuat.

Pendapat Ulama Syafi’iyah dan Malikiyah

Para Ulama Syafi’iyah beranggapan bahwa hukum Qunut subuh subuh adalah Sunnah Ab’adl yaitu sunah yang apabila ditinggalkan harus digantikan dengan sujud Syahwi sebagaimana yang telah di Riwayatkan oleh Annas bin Malik:

مَا زَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – يَقْنُتُ فِي الْفَجْرِ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا

Artinya: “Rasulullah SAW senantiasa berqunut di shalat fajar (shalat Subuh) sampai beliau meninggal dunia.” (HR.Ahmad)

Dalam Riwayat lain Annas bin Malik meriwayatkan:

أَنَّ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَنَتَ شَهْرًا يَدْعُو عَلَى قَاتِلِي أَصْحَابِهِ بِبِئْرِ مَعُونَةَ ثُمَّ تَرَكَ فَأَمَّا الصُّبْحُ فَلَمْ يَزَلْ يَقْنُتُ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا

“Sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wasalam melakukan qunut selama satu bulan, berdoa (untuk keburukan) kepada para pembunuh para sahabat beliau di Bi’r Ma’unah, lalu beliau meninggalkannya, akan tetapi qunut waktu shubuh, maka beliau masih melakukan hingga wafat,” (HR. Al-Hakim, Ad-Daruqutni, Ahmad dalam Musnad, 3/162 dan Al-Baihaqi dalam Sunan Kubra, 2/201)

Pendapat ulama Hanafiyah dan Hanabillah

Ulama Hanafiyah dan Hanabillah beranggapan bahwa Qunut subuh tidaklah dianjurkan kecuali qunut nazilah sebagaimana telah di riwayatkan, oleh Ibnu Mas’ud dan Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhuma:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَنَتَ شَهْرًا يَدْعُو عَلَى أَحْيَاءٍ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ ثُمَّ تَرَكَهُ

“Bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berqunut selama satu bulan, mendoakan qabilah di antara qabilah Arab, kemudian beliau meninggalkan doa tersebut.” (HR. Muslim dan An-Nasa’i)

Dalam Riwayat lain Abu Hurairah meriwayatkan

أَنَّ رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لاَ يَقْنُتُ فِي صَلاَةِ الصُّبْحِ إِلاَّ أَنْ يَدْعُو لِقَوْمٍ أَوْ عَلَى قَوْمٍ

“Bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak berqunut pada shalat subuh, kecuali karena kaum atau untuk sebuah kaum.” (HR. Ibnu Hibban).

Macam-Macam Doa Qunut

Mungkin sebagian dari kita tidak mengetahui bahwasanya Qunut itu terbagi menjadi 3 macam, salah satunya yang pasti sudah kita ketahui bersama adalah Qunut subuh.

namun ada beberapa yang harus kita ketahui diantanya adalah Qunut Nadzilah dan Qunut witir, agar mengetahui lebih lanjut saya akan membahas macam – macam Qunut beserta doa nya

Qunut Subuh

bacaan doa qunut subuh

Dalam mazhab Syafi’i, doa qunut Subuh sama dengan doa qunut witir. Doa qunut Subuh ini bersumber dari hadits shahih yang diriwayatkan oleh Abu Daud, An Nasa’i, Tirmidzi dan Ahmad:

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ
وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ
وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ
فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ
وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ
وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ
وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Lafal Bacaan Latin Qunut Subuh

  1. Allahummah dinii fiiman hadait.
  2. Wa’aa finii fiiman ‘aafait.
  3. Watawallanii fiiman tawal-laiit.
  4. Wabaariklii fiimaa a’thait.
  5. Waqinii syarramaa qadhait.
  6. Fainnaka taqdhii walaa yuqdha ‘alaik.
  7. Wainnahu laayadzilu man walait.
  8. Walaa ya’izzu man ‘aadait.
  9. Tabaarakta rabbanaa wata’aalait.
  10. Falakalhamdu ‘alaa maaqadhait.
  11. Astaghfiruka wa’atuubu ilaik.
  12. Wasallallahu ‘ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi. Wa’alaa aalihi washahbihi Wasallam.

Arti Bacaan Qunut Shubuh

  1. Ya Allah berilah aku petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk.
  2. Dan berilah aku perlindungan sebagaimana orang yang Engkau lindungi.
  3. Dan sayangilah aku sebagaimana orang yang telah Engkau sayangi.
  4. Dam berikanlah berkah terhadap apa-apa yang telah Engkau berikan kepadaku.
  5. Dan jauhkanlah aku dari kejelekan apa yang Engkau telah takdirkan.
  6. Sesungguhnya Engkau yang menjatuhkan hukum dan tidak ada orang yang memberikan hukuman kepada-Mu.
  7. Sesungguhnya orang yang Engkau bela tidak akan terhina.
  8. Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi.
  9. Mahasuci Engkau, wahai Rabb kami Yang Mahatinggi.
  10. Segala puji bagi-Mu atas apa yang telah Engkau tetapkan.
  11. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu.
  12. Semoga Allah menambahkan rahmat atas junjungan kami, Nabi Muhammad, nabi yang ummi, dan atas keluarganya dan para sahabatnya.

Untuk bacaan qunut khusus imam biasanya pelafalan ni- berubah menjadi na- semisal untuk diri pribadi Allahummah dinii, maka untuk bacaan imam Allahummah dinaa.

Berikut ini contoh audio doa qunut Imam Masjidil Haram:

Doa Qunut Subuh Syaikh Al Ghamidi

Baca Juga: Doa Setelah Adzan dan Iqomah

Qunut Nadzilah

Qunut Nadzilah, biasanya dibaca ketika sedang ada sebuah musibah, atau sebuah bencana Alam.

Qunut Nadzilah berbeda dengan Qunut subuh jika qunut subuh hanya dibaca ketika waktu mengerjakan shalat subuh sedangkan Qunut Nadzilah dibaca setiap melaksanakan shalat yakni shalat fardhu sesuai dengan musibah yang terjadi.

Diriwayatkan dari Annas bin Malik Radhiyallahu’anhu: “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam terkadang berdoa Qunut (ketika ada musibah) pada shalat Maghrib dan shalat Shubuh” [HR. Bukhari]

Berikut contoh doa qunut nadzilah:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ، وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ. وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ ، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ ، وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ
اللَّهُمَّ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلِ الْكِتَابِ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِكَ ، وَيُكُذِّبُونَ رُسُلَكَ ، وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَاءَكَ. اللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمَتِهِمَ ، وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ، وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِى لاَ تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَ. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِينُكَ

 

Artinya: 

“Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami, dan dosa orang mukmin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Damaikanlah di antara mereka. Tolonglah mereka untuk mengalahkan musuhmu dan musuh mereka. Ya Allah timpakanlah laknat kepada orang kafir ahli kitab yang telah mendustakan para utusan-Mu dan memerangi para wali-Mu. Ya Allah, gagapkanlah ucapan mereka, pecahbelahlah kekuatan mereka. Dan timpakan siksa-Mu yang tidak mungkin mampu dicegah mereka. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah sesungguhnya kami memohon pertolongan kepada-Mu.”

Qunut Witir

Ketiga Qunut Witir adalah Qunut yang biasa di laksanakan pada 15 malam terakhir bulan Ramadhan dan di laksanakan pada rakaat terakhir sholat witir, Disebutkan dalam Al Mughni:

قال أحمد في رواية المروذي: كنت أذهب إلى أنه في النصف من شهر رمضان، ثم إني قلت: هو دعاء وخير، ووجهه ما روي عن أبي: “أن رسول الله صلى الله عليه وسلم، كان يوتر فيقنت قبل الركوع

 

“Imam Ahmad dalam riwayat Al Marudzi mengatakan: dulu aku berpendapat bahwa qunut witir itu disunnahkan setelah pertengahan bulan Ramadhan, lalu aku berpendapat bahwasanya doa qunut itu adalah doa dan kebaikan (sehingga berlaku sepanjang tahun). Alasannya adalah hadits yang diriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab: ‘Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam biasa membaca qunut dalam shalat witir sebelum rukuk’

Doa yang dianjurkan dibaca ketika Qunut Witir

اللهمَّ اهدِني فيمن هديتَ وعافِني فيمن عافيتَ وتولَّني فيمن تولَّيتَ وبارِكْ لي فيما أعطيتَ وقِني شرَّ ما قضيتَ إنك تَقضي ولا يُقضى عليك وإنه لا يَذِلُّ من واليتَ ولا يعِزُّ من عاديتَ تباركتَ ربَّنا وتعاليتَ

 

“Ya Allah beri aku hidayah sehingga aku termasuk orang yang mendapat hidayah, beri aku keselamatan sehingga aku termasuk orang yang selamat, jadikanlah aku mencintai-Mu sehingga aku termasuk diantara orang-orang yang mencintai-Mu, berkahilah apa-apa yang engaku berikan kepadaku, lindungilah aku dari takdir yang buruk, sungguh engkau lah yang menetapkan taqdir dan tidak ada selain-Mu yang menetapkan takdir, karena orang yang engkau cintai tak akan terhinakan, dan orang yang engkau musuhi tidak akan mulia. Maha Suci dan Maha Tinggi engkau Rabb kami” (HR. At Tirmidzi no. 464, Abu Daud no. 1425, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).

Contoh audio doa qunut witir:

Daftar Pustaka

Abu Daud no. 1425

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
doa ketika mimpi buruk
Read More

Doa Ketika Mimpi Buruk

Kafemuslim.com – Kita semua pasti pernah mengalami yang namanya mimpi buruk maupun baik, akan tetapi terkadang kita lupa…